Petani Karawang Gunakan Burung Hantu untuk Kendalikan Tikus

0
62

Jum’at, 19 Desember 2019
Berbagai cara dilakukan petani untuk kendalikan hama yang satu ini, mulai dari pemasangan umpan beracun, gropyokan hingga pemasangan perangkap. ” Ada satu cara lagi yang bisa kita lakukan untuk mengendalikan hama Tikus ini, yaitu memanfaatkan musuh alami sebagai predator Tikus yaitu burung hantu ” Ungkap Yadi POPT Balai Besar Peramalan OPT saat ditemui pada acara Pelatihan Konservasi Burung Hantu Tyto alba di Karawang (19/12).

Yadi menjelaskan pemanfaatan burung hantu ini dilakukan dengan cara memasang rumah burung hantu (Rubuha) sebagai kandang pemikat dengan sepasang atau lebih burung hantu yang dipelihara didalamnya di areal persawahan.

Perlu diketahui burung hantu Tyto alba merupakan predator tikus yang potensial, seekor burung hantu dewasa mampu memangsa 2-5 ekor setiap harinya dan mempunyai kawasan perbuatan yangvteratur dan daya jelajah sampai 12 KM dari kandangnya jika tikus sulit didapat papar Yadi.
Hal senada diungkapkan Yana dari Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, sejak tahun 2018 kami bersama Kelompok tani Mekarsari I dan Mekarsari II telah melakukan upaya untuk mengembangbiakan Burung hantu ini. Hingga saat ini sudah ada 32 Rubuha yang tersebar di Desa Pasir Mulya yang bersumber dari bantuan Pemerintah dan swadaya. ” Total burung hantu yang sudah dilepas seluruhnya ada 23 ekor dan 4 ekor lagi masih di kandang karantina untuk kita kembangbiakan” Tutup Yana

Manfaat dari kegiatan konservasi burung hantu yang telah dilakukan 2 tahun terakhir ini mulai dirasakan oleh Saepudin bersama petani lainnya yang tergabung dalam Kelompok tani Mekarsari I dan Mekarsari II. Saepudin mengungkapkan kegiatan ini sangat membantu, ” Sekarang sudah mulai terasa dampaknya, meski belum optimal, karena membutuhkan waktu untuk dapat berkembangbia” Tambah Saepudin. Insya Allah apabila sudah ada pengembangan di wilayah lainnya bukan mustahil Kabupaten Karawang akan terbebas dari serangan tikus pungkas Saepudin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here