Panen di Pasuruan, Mentan Dorong Semangat Petani Terus Berproduksi

0
54

Di hadapan ratusan petani Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan panen raya padi di desa Nguling Kecamatan Guling Kabupaten Pasuruan Jatim Rabu siang. Panen dan tanam padi varietas Ciherang dilaksanakan di lahan Poktan Gawe Kamulyan seluas 297 ha. Mentan pun mendorong petani untuk tetap semangat meningkatkan produksi padi.

Dalam sambutannya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan tugas kedepan bela rakyat, harus bisa lebih baik dari sebelumnya dan banyak bersyukur atas alam tanah yang subur.

Dalam kesempatan tersebut Mentan juga menghimbau para petani mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi Pertanian. KUR dan Asuransi ke depan diharapkan akan menjadi solusi permasalahan ditingkat petani.

“KUR ini bisa digunakan petani untuk beli pompa air dan berbagai alat-alat produksi pertanian untuk mendukung peningkatan produksi,” ujar Mentan usai melakukan panen dan tanam padi .

KUR bisa menjadi solusi permodalan bagi petani yang ingin meluaskan usahanya, keuntungannya bunga KUR juga sangat rendah hanya 6%.

Untuk perlindungan pertanaman Mentan SYL juga meminta para petani untuk mendaftarkan lahan pertaniannya dengan Asuransi pertanian. Hal ini untuk melindungi jika lahan pertanian terserang hama parah.

Bukan hanya Asuransi pertanian saja, untuk mendukung peningkatan produksi padi Mentan SYL juga akan mengawal langsung petani dengan program KOSTRATANI.

“Bapak ibu bisa berkomunikasi dengan saya setiap hari Jumat melalui Kostratani via Agriculture War Room (AWR) yang ada di tiap Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tiap kecamatan di Kabupaten Pasuruan”. Harapannya kabupaten Pasuruan sebagai lumbung padi nasional tidak hanya bisa mensupplai kebutuhan beras dalam negeri namun juga target ke depan bisa mengekspor sebagian hasilnya ke luar negeri.

Kabupaten Pasuruan yang merupakan salah satu daerah sentra padi di Jawa Timur ini memiliki potensi yang besar sebagai lumbung padi nasional. Hal ini dikarenakan Pasuruan memiliki beberapa sumber mata air yang cukup untuk lahan pertanian.

Berdasarkan data BPS luas panen padi (sawah dan non sawah) tahun 2018 mencapai 118.949 hektar (produksi 753.343 ton) lebih tinggi 30.507 ton dibandingkan tahun 2017 dengan luas panen 117.938 hektar (produksi 117.938 ton).

Selain menghadiri kegiatan panen dan tanam mentan SYL juga memberikan bantuan secara simbolis kepada petani berupa benih padi seluas 8.200 Hektar, benih jagung seluas 5.000 Hektar, Cultivator sebanyak 17 unit, traktor roda 2 22 unit, combine harvester sedang 2 unit, combine harvester kecil 2 unit, asuransi pertanian 4.115 hektar da, KUR.

Acara terakhir ditutup dengan penandatanganan MoU antara Dirjen Tanaman Pangan Suwandi dengan Perpadi untuk pengelolaan penggilingan padi di seluruh Indonesia termasuk Kabupaten Pasuruan. Hal ini sebagai wujud kerjasama untuk mengoptimalkan penggilingan padi agar harga petani stabil saat panen raya. Selain itu untuk bersama mewujudkan target peningkatan ekspor beras (sumber : fb Ditjen TP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here