BBPOPT Kembali Adakan Pelatihan Agens Hayati Tahun 2020

0
24

Pengendalian yang ramah lingkungan merupakan kebijakan pemerintah yang telah diamanatkan dalam undang undang Republik Indonesia, Keamanan terhadap para petani sebagai operator di lapang dan keamanan di lingkungan persawahan merupakan salah satu tuntutan disamping produk pertanian diupayakan aman konsumsi serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten sangat diperlukan dalam upaya untuk mewujudkan tujuan tersebut.

KEUNGGULAN DAN KEUNTUNGAN PENGENDALIAN HAYATI

Tingkat keberhasilan pengendalian hama tinggi dengan biaya yang rendah dalam periode waktu yang lama, Agens pengendalian hayati aktif mencari inang atau mangsanya serta tumbuh dan berkembang mengikuti dinamika populasi inang atau mangsanya, Pengendalian hayati tidak berpengaruh negatif terhadap manusia dan lingkungan, Beberapa tipe agens pengendalian hayati dapat digunakan sebagai insektisida hayati, Umumnya spesies hama tidak mampu berkembang menjadi resisten terhadap agens pengendalian hayati.

Pengembangan dan pemanfaatan Agens Pengendali Hayati (APH) merupakan salah satu upaya terlaksananya pengendalian yang ramah lingkungan. Tugas pokok dan fungsi LPHP antara lain memberikan bimbingan teknis dan memberikan pasokan isolat/starter APH, sehingga menuntut para staf LPHP yang manangani APH selalu siap mensosialisaikan di masyarakat pengguna/petani. Beberapa LPHP saat ini telah mulai mengeluhkan kekurangan SDM yang menangani APH, antara lain disebabkan oleh kurangnya SDM yang tertarik pada bidang pengembangan AH.

Berkurangnya SDM kompeten yang menangani APH merupakan permasalahan serius yang harus segera dituntaskan. Supaya ketersediaan tenaga yang kompeten dibidang APH tetap terjaga dengan baik, perlu dilakukan pelatihan guna meningkatkan kompetinsi SDM bidang dimaksud.
Terkait hal tersebut Balai Besar Peramalan Organisme Pengganggu Tumbuhan (BBPOPT) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat, mempunyai tugas untuk mensosialisasikan pengembangan dan pemanfaatan APH secara Nasional. Adapun tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM laboratorium dibidang APH, memahami dasar dasar pengembangan APH, serta melakukan praktek perkembangan APH spesifik lokasi.

Pelatihan peningkatan SDM di bidang APH yang akan diselenggarakan pada Tanggal : 2 – 14 Maret 2020 di BBPOPT dengan jumlah peserta sebanyak 30 Orang yang berasal dari beberapa Provinsi seluruh Indonesia. Materi dan praktek yang akan di bahas dalam pelatihan meliputi : Strategi Pengendalian Ramah Lingkungan, Peran Peramalan OPT dalam Pengendalian Hama Terpadu, Pengembangan dan Pemanfaatan PGPR, Pengembangan Parasitoid dalam Pengendalian OPT Tanaman Pangan, Identifikasi dan Penggunaan Pestisida Secara Bijaksana, Pemanfaatan APH Jenis Virus, Pemanfaatan APH Jenis Bakteri, Formulasi dan Mutu Agens Hayati, Pengembangan dan Formulasi Pestisida Nabati, Peran Predator dalam Pengendalian OPT, Pengelolaan Hama Terpadu, Peranan Refugia dalam Agroekosistem, Pengembangan dan Eksplorasi APH, Mekanisme Kerja Pestisida Nabati dalam Pengendalian OPT, Pemanfaatan APH Jenis Cendawan, Metoda Eksplorasi Agens Hayati, Pengambilan sampel AH, Penanganan Sampel, Penanganan Sampel, Seleksi Calon AH Potensial, Identifikasi Calon AH, Uji Efektifitas Agens Hayati, Pembuatan Preparat Agens Hayati, Penghitungan koloni dan spora AH, Perbanyakan Agens Hayati, Aplikasi Agens Hayati, Seleksi Benih dan Pembuatan MOL, Pengambilan sampel kelompok telur PBP, Identifikasi hasil eksplorasi, Perbanyakan Corcyra, Perbanyakan Trichogramma, Aplikasi Parasitoid, Pembuatan Ekstrak Basah Pestisida Nabati, Penyulingan Pestisida Nabati, Pembuatan Perangkap Lalat Buah, Identifikasi Hasil Tangkapan Perangkap, Pembuatan Awetan Basah Tanaman Pestisida Nabati, Pemusnahan Limbah B3, Pembuatan PGPR, Pembuatan Kompos Plus dan Arang Sekam.

Diharapkan setelah mengikuti pelatihan Agens Hayati petugas mampu mengeksplorasi APH potensial di daerah masing – masing sehingga diperoleh APH yang bermanfaat spesifik lokasi.

Foto : Pembukaan Pelatihan Agens Hayati Tahun 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here