Tinjau Indramayu, Kementan Pantau Sawah Terdampak Banjir

0
42

INDRAMAYU – Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi memantau kondisi sawah pasca tergenang banjir di Kabupaten Indramayu. Sawah seluas 6.092 hektare dan 32 hektare yang terdapat puso sebagian sudah surut.

Tanaman di sawah tersebut juga masih tergolong aman. Suwandi tampak memberikan bantuan berupa benih gratis saat memantau lokasi tersebut.

“Bagi sawah yang puso dan belum diasuransikan, akan dibantu benih gratis untuk bertanam lagi, sehingga proses produksi dapat berjalan lancar lagi,” ujar Suwandi.

“Kedepannya para petani harus ikut asuransi, supaya nanti ada yang meng-cover jika terjadi bencana seperti saat ini,” lanjutnya.

Suwandi menambahkan, dirinya sudah meminta Kadistan (Kepala Dinas Pertanian) Indramayu untuk bersurat ke Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk normalisasi Sungai Kalensemak, Sungai Gempol dan lainnya.

“Selanjutnya tugas kita dari pusat mengkoordinasikan ke Kementerian PUPR untuk keperluan normalisasi sungai tersebut,” pungkas Suwandi.

Ditempat yang sama, Orin POPT Kecamatan Kandanghaur menuturkan penyebab banjir ini dikarenakan ada 3 tanggul yang jebol di Kandanghaur dan saluran pembuangan ke sungai atau laut mampet karena terjadi sedimentasi dan tidak lancar.

Orin menambahkan, tanggul yang jebol sudah dilakukan pengurugan sementara dengan menggunakan karung berisi tanah.

Pompanisasi untuk mengeluarkan genangan air dari areal sawah belum bisa dilakukan, “Posisi sungai yang relatif lebih tinggi dari sawah menyulitkan kita untuk dilakukan pompanisasi,” tambahnya.

Orin menuturkan sawah yang tergenang paling luas di Kecamatan Kandanghaur yakni 2.214 hektare. “Bila hujan tidak deras diprediksi 3 hari lagi akan surut dan mudah-mudahan keadaan kembali normal,” pungkas Orin (sumber : News.okezone.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here